Minggu, 04 Desember 2011

Sky Line


by : Yui
Chotto dake kangae sugichau mitai
Nemurenai heya no naka
Isso mou yoru wo tobidashite mitai
Madobe ni tameiki ga ochiru
Tsuki akari wo nukete tooku made
Habataite mitai no ni
Dou shitara ii no darou?

I want to fly well I want to fly well
Tobikata wo shiranai dake...

I want to fly well I want to fly well
Dare ka oshiete kuretara ii no ni

Kitto mada shiranai koto bakari da yo
TV mo uso bakari de

Amayadori no tochuu itsu made mo
Kou shite hairarenai
Zubunure demo kamawanai

I want to fly well I want to fly well
Tobikata wo shiru tame ni wa..
I want to fly well I want to fly well
Sora ni denakucha ikenai to skyline
Chansu wo machi kirenai
Onaji asa wo kuri kaeshite
Ikutsu kazoeta darou egaite yuku
skyline
Tobikata wa shiranai yo toberu ka mo wakaranai yo
I want to fly well I want to flywell
Dakedo yuku yo
I want to fly well I want to fly well
Tobikata wo shiru tame ni wa...
I want to fly well I want to fly well
Sora ni denakucha ikenai toskyline

GOODBYE DAYS


by : Yui
Dakara ima ai ni yuku, sou kimetanda
Poketto no kono kyoku wo kimi ni kikasetai
Sotto boryumo wo agete tashikamete mitayo



OH GOODBYE DAYS ima

Kawari ki ga suru
Kinou made ni SO LONG
Kakkou yokunai yasashisa ga soba ni aru kara


LA LA LA LA LA WITH YOU

Katahou no EARPHONE wo kimi ni watasu
Yukkuri to nagare komu kono shunkan
Umaku aisete imasu ka?
Tama ni mayou kedo



OH GOODBYE DAYS ima

Kawari hajimeta mune no oku ALLRIGHT
Kakkou yokunai yasashisa ga soba ni aru kara
LA LA LA LA LA WITH YOU

Dekireba kanashii omoi nante shitaku nai
Demo yattekuru deshou, oh


Sono toki egao de “YEAH HELLO MY FRIEND”
Nante sa ieta nara ii noni

Onaji uta wo kuchizusamu toki


Soba ni ite I WISH

Kakkou yokunai yasashisa ni aeta yokatta yo
LA LA LA LA GOODBYE DAYS

Tertawa menyebabkan Kematian???

Ia divonis mengalami kondisi yang disebut Chiari malformasi, yang berarti bagian bawah otaknya terlalu besar. Hal ini dapat memblokir aliran cairan ke kepalanya melalui kanal tulang belakang. Gerakan tubuh yang menghentak seperti tertawa dapat meningkatkan resiko kematian mendadak.
Carolyn awalnya berpikir kondisi yang dialaminya tak terlalu berbahaya. "Saya pikir obat bisa mengendalikan sakit saya. Tapi gejala yang semakin buruk membuat saya sadar ternyata otak saya lebih besar dari tengkorak," ujar dia.
Ia tak bisa berlaku seperti orang normal. Tiap gerakan mencolok yang ia lakukan dapat menyebabkan rasa sakit yang mengerikan dan dapat menyebabkan otak terdorong keluar dari tengkorak, dan  herniate masuk ke dalam tulang belakang.
Ia baru menyadari kondisi yang dialaminya saat ia pingsan dari sekolah, akhir Maret lalu. Ia mengalami sakit kepala yang luar biasa. Setelah diperiksa melalui scan otak, barulah ia tahu ada bagian tertentu dari otaknya yang memiliki ukuran tidak wajar. Untuk mengontrol rasa sakit, ia harus meminum 50 pil sehari.
Pekerjaannya sebagai guru terpaksa harus ia tinggalkan agar kondisinya tidak memburuk. Carolyn akhirnya menjalani operasi pada 29 Juli. Ahli bedah 'membuang' sedikit bagian dari tulang belakang dan tengkorak seluas 2,5 cm persegi untuk membuat ruang lebih untuk ukuran otaknya.
Akibat operasi itu, ia kini mengalami alergi medis terhadap bagian yang digunakan untuk menutup lubang di tengkoraknya. Dia sekarang menderita insomnia ekstrim. Ia bisa tidak tidur selama 60 jam. Sebuah kantung cairan juga masih tersisa di tulang punggungnya. Ia memerlukan operasi lain untuk mengeringkan cairan tersebut agar hidup normal. "Saya hanya berharap ada operasi lain sehingga saya bisa tertawa tanpa ada resiko kematian," ujar dia. Yang dialami oleh Carolyn adalah kasus langka. Terjadi dengan perbandingan satu dari 1.000 orang.

Wah, yang penting nggak berlebihan aja.

source :http://id.she.yahoo.com/tak-selamanya-tertawa-menyehatkan-bagi-penderita-chiari-bisa-024754727.html

Do you know?? wanita kurus sulit hamil??


Wanita kurus ternyata lebih sulit untuk hamil. Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Advanced Fertility Center di Chicago, As menemukan bahwa wanita yang terlalu kurus, dengan indeks massa tubuh 14 sampai 18 ternyata akan lebih sulit untuk punya anak.
"Ini terlihat dari hasil 2.500 tes IVF yang dilakukan di klinik kami selama periode delapan tahun"  jelas salah satu peneliti Richard Sherbahn.
Para wanita  yang mengikuti tes tersebut kemudian dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan berat badan. Pertama sangat kurus, normal dan gemuk.
Hasilnya terlihat pada wanita dengan kelompok berat badan normal 50 persennya diketahui dapat memiliki bayi.
Sedangkan wanita kelompok gemuk memiliki 45 persen kemungkinan untuk memiliki bayi. Kelompok terakhirlah yang menjadi masalah, yakni wanita dengan ukuran tubuh kurus, yang hanya mendapat angka 34 persen.
"Ini seperti menjelaskan bahwa menjadi sangat kurus tak begitu baik bila Anda ingin mempunyai keturunan. Sayangnya banyak wanita masih terkukung dengan konsep semakin tipis semakin baik" tambah Sherbahn.
Menurutnya wanita kurus menjadi sulit hamil, karena biasanya terjadi penurunan hormon esterogen, belum lagi masalah kurang gizi sehingga embrio kesulitan untuk tumbuh dalam rahim.


so, buat kamu dengan berat badan berapapun atau bentuk tubuh seperti apapun harus pandai bersyukur.\

source : http://id.she.yahoo.com/wanita-kurus-sulit-hamil-125651779.html

Kenapa wanita jepang ogah hamil?

PARA wanita Jepang semula punya siklus lahir, besar, lulus perguruan tinggi, menikah, berhenti kerja dan mengurus anak.
Ini bukannya wanita tidak ingin berkarier. Masalahnya adalah setelah melahirkan, gaji mereka--bahkan yang bekerja di bank--tidak cukup untuk membayar baby sitter. Boleh dititip ke tempat penitipan bayi tapi setelah usianya di atas dua tahun.
Maka, wanita Jepang memilih mengurus anak, membesarkan mereka hingga sukses. Soal berikutnya muncul, anak-anak yang dibesarkan dengan susah payah itu semakin sukses semakin jauh dari orang tua.
Usia harapan hidup di Jepang sangat tinggi, termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Usia harapan hidup bahkan di atas 80 tahun. Artinya, setelah pensiun sebagai karyawan pada usia 65 tahun, orang tua Jepang masih harus menjalani hidup sekitar 15 tahun dengan menikmati hidup sebagai pensiunan atas biaya pemerintah.
Lama-lama, jumlah pensiunan membengkak, jumlah anggaran pemerintah kian terbatas. Walhasil, jumlah tunjangan pensiunan makin turun.
Lalu, orang-orang tua itu hidup di panti jompo, sementara anak-anak mereka menikmati kesuksesan. Para wanita bertanya: lalu untuk apa punya anak? Pertanyaan berikut sudah bisa ditebak. Untuk apa menikah?
Pertanyaan tersebut menemukan jawaban berikut: para wanita ogah menikah, enggan punya anak. Mereka memilih karier.
Itulah yang terjadi di Jepang saat ini. Para wanita lebih senang menghabiskan waktu di kantor, membangun karier, dan hidup mandiri.
Lama-lama, jumlah wanita lajang makin meningkat. Dampak ikutannya, jumlah bayi yang lahir semakin berkurang.
Datanglah ke Tokyo. Sangat jarang kita menemukan wanita hamil atau bayi di tempat-tempat keramaian. Sebagian besar pemandangan adalah para wanita mandiri, yang modis, dan tidak takut ke McD atau resto tengah malam, seorang diri.
Gejala itu mendorong struktur usia penduduk Jepang makin tua. Anak-anak masa depan Jepang makin berkurang jumlahnya. Seperti piramida terbalik.
Setiap tahun, ada saja taman kanak-kanak yang tutup karena kekurangan siswa. Sebaliknya, panti jompo--yang banyak mempekerjakan warga Indonesia dan Filipina--semakin bertambah jumlahnya.
Pemerintah yang risau mendorong para wanita untuk menikah dan punya anak. Stasiun TV didorong untuk menayangkan berita-berita tentang nikmatnya membangun keluarga. Satu keluarga beranak 10 merupakan berita besar bagi TV Jepang.
Sambil imbauan itu belum memperlihatkan hasil, toko-toko anjing, toko pakaian anjing, dan tempat penyewaan anjing seperti Dogy Park di jalan menuju Gunung Fuji tumbuh subur. Bahkan banyak sekolah khusus untuk anjing.
Kenapa begitu? Ya, karena anjing merupakan kawan favorit para wanita lajang Jepang. Alangkah beruntungnya anjing-anjing di Jepang.

source : http://id.she.yahoo.com/di-jepang-para-wanita-ogah-hamil-070504632.html