Selasa, 25 Desember 2012

MENENTUKAN NILAI MEDAN MAGNET DENGAN EKSPERIMEN NERACA ARUS



 Orien Ratna Wuri
Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Jhelang Annovasho
Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya
                                    
Abstrak
Eksperimen neraca arus atau current ballance yang telah dilakuan adalah untuk menghitung nilai medan magnet sebuah magnet ladam dan untuk menganalisis bagaimana hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentz. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan peralatan dari Pasco Sicientific Model SF-8607 and SF-8608,  sesuai petunjuk eksperimen yang ada pada buku panduan. Eksperimen neraca arus ini dilakukan dengan memanipulasi arus yang mengalir sehingga didapatkan data berupa perubahan massa terukur, hal ini dilakukan dengan tiga panjang kawat yang berbeda. Dari data yang didapatkan selanjutnya dihitung nilai Gaya Lorentz, kemudian membuat grafik hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentz. Dari diskusi yang telah dilakukan   disimpulkan bahwa nilai medan magnet yang digunakan pada eksperimen ini secara perhitungan adalah ( 0,0183 ± 0,0005 ) T dengan ketelitian 99,97%. Dan nilai medan magnet dari persamaan adalah 0,0179 T dengan ketelitian 99,82 %. Hubungan antara kuat arus dengan  Gaya Lorentz berlaku hubungan linear, yaitu semakin besar arus listrik maka nilai Gaya Lorentz semakin besar.
Kata kunci : Arus listrik, Gaya Lorentz, Medan magnet, linear

Senin, 17 Desember 2012

MENGHITUNG NILAI MUATAN ELEMENTER ELEKTRON DENGAN EKSPERIMEN TETES MINYAK MILIKAN

Orien Ratna Wuri
Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Jhelang Annovasho
Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya
jlankdotbjn@yahoo.com

Abstrak
Eksperimen tetes minyak milikan yang telah dilakukan adalah untuk menghitung nilai muatan elekton. Dengan rancangan alat dari Pasco scientific model AP-8210 maka dilakukan eksperimen ini dan didapatkan data untuk dianalisis secara perhitungan rumus. Adapun hasil yang didapat pada eksperimen ini adalah nilai kecepatan minyak ketika turun tanpa muatan, turun dengan muatan, dan naik dengan muatan. Nilai muatan elektron yang didapat ketika pengamatan pada minyak yang bergerak naik adalah (1,51 × 10-19 ± 0,28) coloumb dengan ketelitian 99,71% dan muatan minyak ketika pengamatan minyak turun adalah (2,18 × 10-19 ± 0,25) coloumb dengan ketelitian sebesar 99,74 %. Dari hasil tersebut nilai yang mendekati nilai muatan secara teori sebesar 1,602 × 10-19 coloumb adalah (1,51 × 10-19 ± 0,28) coloumb. Nilai yang kedua tidak mendekati teori, hal ini diduga karena elekron berjulah kelipatan dua, namun setelah dianalisis kembali kemungkinan terjadinya hal ini tidak terjadi kerena yang diamati ketika naik dan turun diasumsikan minyak yang sama sehingga kelipatan nilai q juga sama. Kemudian disimpulkan bahwa hal ini terjadi disebabkan oleh ketidaktelitian pengamatan, karena ketika turun, minyak memiliki kecepatan yang tinggi dan yang teramati tidak hanya satu minyak.
Kata kunci : muatan elektron, kecepatan naik, kecepatan turun, eksperimen tetes minyak milikan


Selasa, 11 Desember 2012

Percobaan Fisika Asyik : Menghitung Diameter Matahari

Pernah nggak kepikiran untuk menghitung diameter matahari?? Kebetulan admin baru dapet artikel dari sini nih, :
http://ariefew.com/pendidikan/berita-pendidikan/percobaan-fisika-asyik-menghitung-diameter-matahari/
isinya adalah tentang cara menghitung diameter matahari. Mau coba? langsung aja yuk!!



Jika kita mengetahui jarak ke matahari kita dapat membuat beberapa peralatan sederhana yang akan memungkinkan kita untuk menghitung ukuran matahari. Jarak rata-rata matahari ~ 149, 595, 390 km. (~ 150, 000, 000 km)
Alat dan Bahan: 
  • Paku kecil
  • Alumunium foil
  • Karton
  • Gunting
  • Selotip
  • Penggaris kayu 1 meter
Langkah Pembuatan:
1. Lubangi alumunium foil (ukuran ~ 2 cm x 2 cm) dengan paku kecil.

http://ariefew.com/pendidikan/berita-pendidikan/percobaan-fisika-asyik-menghitung-diameter-matahari/


2. Sediakan sebuah karton  (ukuran ~ 8 cm X 15 cm) seperti yang ditunjukkan. Kemudian lubangi bagian atas dari kartu dan potongan aluminium foil dengan paku.
http://ariefew.com/pendidikan/berita-pendidikan/percobaan-fisika-asyik-menghitung-diameter-matahari/
3. Sediakan sepotong kecil karton (ukuran ~ 6 cm x 15 cm) seperti yang ditunjukkan. Kemudian lem sepotong kecil kertas grafik ke kartu.
http://ariefew.com/pendidikan/berita-pendidikan/percobaan-fisika-asyik-menghitung-diameter-matahari/

4. Pasangkan kartu grafik untuk salah satu ujung penggaris kayu seperti yang ditunjukkan.

5. Pasangkan kartu yang ada alumunium foil ke ujung lain dari penggaris kayu.
6. Luruskan penggaris kayu sehingga matahari bersinar melalui lubang paku ke kertas grafik.
7. Hati-hati menghitung jumlah baris yang mencakup gambar pada kertas grafik. Kemudian gunakan prinsip berikut untuk menghitung diameter matahari.
Keterangan: 
A = diameter gambar matahari (hasil diperoleh berdasarkan percobaan)
B = penggaris kayu (1 meter atau 1000 mm)
D = jarak ke matahari (150.000.000 km)
F = diameter matahari (tidak diketahui)
Peralatan anda telah menciptakan dua segitiga sama kaki yang sama. Segitiga sama kaki ABC mirip dengan segitiga FED. Ini berarti sudutnya adalah sama.
Sudut BC = Sudut ED
Sudut AB = Sudut EF = Sudut AC= Sudut DF
Juga rasio: A / B = F / D
Jika sudah tahu prinsipnya pasti ngerti kan? Hayo yang jago matematika, berapakah diameter matahari setelah melakukan percobaan ini

Jumat, 16 November 2012

10 Kesalahpahaman Tentang Korea Selatan



Korea Selatan Terletak antara Cina: negara dunia dengan penduduk paling banyak, Jepang: Kiblatnya budaya Asia Timur, dan Korea Utara: negara aneh yang gila perang . Tidak mengherankan kemudian, jika Korea Selatan sering memudar ke dalam budaya campuran. Korea Selatan adalah negara fantastis yang layak untuk mendapatkan perhatian lebih . Dan ada banyak kesalahpahaman pandangan orang tentang negara ini.
1. Korea Selatan Cinta Amerika
Ketika Anda bertanya pada orang Amerika rata-rata apa yang mereka ketahui tentang Korea Selatan adalah ‘Perang Korea’. Asumsi bahwa AS adalah ‘Penyelamat besar yang datang untuk membantu mereka dan bahwa bangsa Korea sangat berterima kasih kepadanya’ itu tidak sepenuhnya benar.
Banyak warga Korsel percaya bahwa ‘Perang Korea’ hanya pertempuran antara Amerika Serikat dan Uni Soviet dimana mereka hanya pion-pion yang saling diadu. Setelah perang, tentara Amerika yang ditempatkan di Korea telah menyebabkan banyak masalah, dan menggambarkan persoalan sosial yang sangat besar.
Ada banyak sekali contoh ini, tapi diantaranya ada dua peristiwa yang menjadi sorotan. Peristiwa itu adalah ketika kecelakaan kendaraan lapis baja 2002 milik AS yang sedang melaju kencang tanpa memperdulikan warga Korea di sekitarnya dan melindas dua anak perempuan sekolah menengah dan juga peristiwa insisden 2011 dimana Pfc. Kevin Flippin menerobos masuk ke rumah warga dan berulang kali memperkosa gadis Korea berusia 18 thn.
2. Korea Selatan Negeri yang Tercemar Polusi
Berbicara dengan orang Korea yang lebih tua, Anda akan mendengar kisah tentang tahun-tahun setelah ‘Perang Korea’. Mereka mengatakan semua pohon sudah hilang dari pegunungan. Tidak ada makanan, banyak Anak meninggal. Itu tidak terjadi sekarang. Korea memiliki PDB tertinggi nomor 15 di dunia. Hal ini sangat baik dikembangkan dengan lampu-lampu neon bersinar dimana pun Anda pergi. Udara sebagian besar bersih dan pemandangan di daerah pegunungan yang menawan.
Cina di dekatnya tapi percayalah, ini bukan Cina. Lagu di klip di atas adalah Arirang – sebuah lagu nasional di Korea yang menggugah emosi semua orang Korea (Korea Selatan dan Utara).
3. Korea Selatan Penuh Sesak
Satu foto yang masuk ke pikiran ketika banyak yang berpikir bahwa Korea Selatan mirip dengan sebuah sungai rambut hitam di Asia yang mengalir turun ke trotoar atau mengalir masuk dan keluar dari kereta. Mungkin akan menjadi pengalaman yang aneh ketika Anda pertama kali menemukan diri Anda dalam sebuah kereta bawah tanah penuh dengan orang Korea, tapi itu tidak benar. Kebenaran adalah bahwa populasi Korea yang sangat padat ada di wilayah Seoul, tapi itu hanya sebagian kecil dari Korea.
Tempat-tempat seperti Pulau Jeju dan Provinsi Gangwon adalah fitur lanskap yang menakjubkan dan tidak padat penduduknya.
4. Selatan Takut Pada Utara
Baru – baru ini ada berita tentang ancaman Korea Utara yang akan Meluluh lantakkan Seoul menjadi debu. Namun orang – orang Korea Selatan sama sekali tidak terlihat panik. tidak terjadi penjarahan, tidak terjadi belanja massal untuk stok di perlindungan, ataupun tidak terjadi pembelian/pembuatan perahu untuk melarikan diri.
Mereka sudah kenyang dengan ancaman Korea Utara selama 50 tahun terakhir ini, dan Korea Utara hanya pernah sedikit berbuat kekerasan kepada Korea selatan di wilayah yang terpencil pula.
Dan Yang mengejutkan lagi secara teknis Korea Utara dan Selatan masih dalam keadaan perang, karena belum ada perjanjian pemberhentian perang antara keduanya. Yang ada hanya genjatan senjata untuk menghentikan pertempuran sementara waktu.
5. Mayoritas Korea Selatan Pemeluk Buddhis
Korea Selatan sekitar 22% pemeluk Budha, 29% Kristen, 46% Atheist, dan 3% sisanya tersebar di berbagai agama-agama lain. Saat Anda berjalan melalui jalan-jalan Seoul sulit untuk melewatkan neon merah yang hampir berdiri setiap gereja. Bahkan, Gereja Yoido Kendali Injil adalah gereja terbesar di dunia dengan sekitar satu juta anggota. Buddhisme sangat berpengaruh sepanjang sejarah Korea telah menjadi semakin kurang populer dalam perjuangan untuk bertahan hidup di tengah-tengah Korea yang terus berkembang .
6. Orang Korea Selatan Kebanyakan Berbadan Tipis
Bila kita membayangkan warga Korea yang terbayang adalah gadis-gadis bertubuh langsing dan berpinggang kecil, dikurangi pegulat Sumo. Tadinya mungkin warga Korsel bertubuh tipis, tapi tidak dengan sekarang!
Sejak booming keuangan di tahun tujuh puluhan, Korea Selatan telah menyambut banyak rantai makanan cepat saji dan waralaba pizza. Dan seperti sudah bisa anda duga, pengenalan mereka dengan makanan barat telah cukup berpengaruh pada lingkar pinggang banyak orang. Namun demikian, Korea (dan Jepang) adalah orang-orang terkurus di dunia per kapita.
7. Wanita Korea Selatan Penurut
Jika Anda punya beberapa gambar bahwa perempuan Korsel memasak makanan dan diam-diam membersihkan rumah, sementara pria bekerja dari sembilan sampai jam lima, sebagian Anda salah. Memang benar bahwa Korea Selatan adalah masyarakat yang sangat patriarkal tetapi wanita Korea bukan wanita yang tidak berdaya seperti yang Anda bayangkan. Para ajumma (perempuan Korea yang menikah) terkenal sebagai wanita yang kuat dan menentukan. Jika ada kursi kosong di kereta bawah tanah, ajumma akan menghalalkan berbagai cara untuk mendapat kursi kosong tersebut. Sang suami mungkin akan membawa pulang uang, tetapi ia belum tentu menjadi bos di rumah. Dan Istrilah yang selalu mengontrol keuangan dan memutuskan hampir semua keputusan di dalam rumah tangga.
8. Orang Korea Selatan Rajin
Ya, Korea Selatan mendapat ranking ke- 7 pada indeks Pendidikan Bangsa Bangsa untuk alasan yang cukup baik. Korea serius tentang pendidikan. Bahkan Obama memuji pendidikan 13 jam sehari untuk anak Korea Selatan di dalam kelas.Tapi dia tidak mengatakan bahwa pendidikan publik di korsel sangat mirip dengan Amerika Serikat. Siswa yang menghabiskan banyak waktunya di kelas memiliki orang tua yang bersedia dan mampu membaiayai program setelah selesai sekolah dan akademi pendidikan swasta. Jadi, orangtua kaya di Seoul dan daerah sekitarnya cenderung memiliki anak yang cukup rajin. Tetapi itu bukan jaminan. Mahasiswa Korea sering memberontak terhadap sistem pendidikan yang melelahkan dan mulai bekerja setelah lulus sekolah menengah (seperti Indonesia). Stereotip ‘rajin’ mungkin muncul dari siswa pertukaran Korea yang belajar di Barat. Siswa-siswa ini berasal dari keluarga yang sangat kaya. Pendapatan rata-rata di Korea Selatan adalah $ 2300 per bulan.
9. Korea Selatan Didominasi oleh Cina atau Jepang
Tidak ada keraguan bahwa Korea diposisikan dalam tempat yang sulit antara pusat-pusat kekuatan militer Jepang dan Cina. Sepanjang sejarah, Korea telah melakukan pertempuran dengan baik dan mereka kadang-kadang menang. Sebenarnya mereka mempertahankan kemandirian mereka selama lebih dari lima ratus tahun dalam periode yang disebut Dinasti Joseon. Mereka menemukan sebuah kapal perang besi berlapis yang sangat efektif dalam pertempuran laut mereka, serta Hwacha, yang meluncurkan 100 – 200 panah berapi pada musuh mereka.
Dinasti besar dan kuat di Korea hanya bisa dikalahkan oleh Jepang yang waktu itu Jepang sudah memperoleh persenjataan modern dari Barat. Untuk hari ini, Korea melestarikan warisan budaya mereka sendiri yang unik yang bisa mereka banggakan.
10. Korea Selatan, “Irlandia” Asia
Ketika orang mengatakan ini, mereka mengacu pada alkoholisme, temperamen yang berapi-api dan memiliki seorang tetangga kuat besar yang telah merampok negara mereka berkali-kali. Tentu saja, Korea dan Jepang memiliki sejarah panjang yang sama dengan Irlandia dan Inggris, tetapi mereka tidak berarti sama.
Seperti yang dinyatakan sebelumnya, Korea selama bertahun-tahun menikmati kemakmuran dan keamanan selama Dinasti Joseon. Memang benar bahwa Korea Selatan memiliki apresiasi yang baik dari alkohol. Mereka juga memiliki “temperamen yang berapi-api” dibandingkan dengan Jepang.
Jepang dan Inggris keduanya didefinisikan sebagai tetangga mereka (Korea-Irlandia) yang liar dan sembrono, meskipun ada kemungkinan bahwa ini adalah masalah kurangnya generalisasi fakta dan intoleransi budaya.

sumber :  www.beritaunik.net/top-10/10-kesalahpahaman-tentang-korea-selatan.html

13 Fakta Tentang Hari Pahlawan


Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. (Ricklefs 1991 : 217).
Untuk itu, kali ini saya akan mencoba untuk menguak tentang: “13 Fakta Tentang Hari Pahlawan 10 November 1945″

1. Pertempuran tanggal 10 November di kota Surabaya, adalah pertempuran pertama setelah Indonesia Merdeka, dan menjadi salah satu perang terdasyhat yang pernah terjadi di dalam Sejarah Republik Indonesia.

2. Pertempuran 10 november dipicu oleh kedatangan Belanda dan Inggris serta NICA. yang ingin menduduki Indonesia setelah merdeka dan jepang menyerah kepada Pasukan Sekutu.

3. Sekelompok orang Belanda di bawah pimpinan Mr. W.V.Ch Ploegman pada sore hari tanggal 19 September 1945, tepatnya pukul 21.00, mengibarkan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru), tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya, di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah utara. Keesokan harinya para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan kekuasan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya.

4. Residen Sudirman, pejuang dan diplomat yang saat itu menjabat sebagai Wakil Residen (Fuku Syuco Gunseikan) yang masih diakui pemerintah Dai Nippon Surabaya Syu, sekaligus sebagai Residen Daerah Surabaya Pemerintah RI, datang melewati kerumunan massa, lalu masuk ke hotel Yamato dikawal Sidik dan Hariyono. Sebagai perwakilan RI dia berunding dengan Mr. Ploegman dan kawan-kawannya dan meminta agar bendera Belanda segera diturunkan dari gedung Hotel Yamato.
Dalam perundingan ini Ploegman menolak untuk menurunkan bendera Belanda dan menolak untuk mengakui kedaulatan Indonesia. Perundingan berlangsung memanas, Ploegman mengeluarkan pistol, dan terjadilah perkelahian dalam ruang perundingan. Ploegman tewas dicekik oleh Sidik, yang kemudian juga tewas oleh tentara Belanda yang berjaga-jaga dan mendengar letusan pistol Ploegman, sementara Sudirman dan Hariyono melarikan diri ke luar Hotel Yamato. Pengibaran bendera Indonesia setelah bendera belanda berhasil disobek warna birunya di hotel Yamato

5. Beberapa pemuda berebut naik ke atas hotel untuk menurunkan bendera Belanda. Hariyono yang semula bersama Sudirman kembali ke dalam hotel dan terlibat dalam pemanjatan tiang bendera dan bersama Kusno Wibowo berhasil menurunkan bendera Belanda, merobek bagian birunya, dan mengereknya ke puncak tiang kembali. Peristiwa ini disambut oleh massa di bawah hotel dengan pekik ‘Merdeka‘berulang kali.

6. Pada tanggal 27 Oktober 1945 meletuslah pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara AFNEI. Serangan-serangan kecil itu ternyata dikemudian hari berubah menjadi serangan umum yang memakan banyak korban baik di militer Indonesia dan Inggris maupun sipil di pihak Indonesia. Akhirnya Inggris meminta bantuan kepada Ir Soekarno melalui D.C. Hawthorn untuk meredakan emosi rakyat Surabaya. Disituasi seperti itu Ir.Soekarno tak berkata satu kata pun, bahkan di surabaya suasana semakin memanas.

7. Fakta yang ke-tujuh adalah tewasnya Brigjen A.W.S Mallaby dalam pertempuran. Brigjen Mallaby adalah seorang pimpinan pasukan inggris yang berada di jawa timur, saat itu tanggal 30 okotober 1945 sekitar pukul 20.30 WIB, Mobil Buick yang ditumpangi Brigadir Jenderal Mallaby berpapasan dengan sekelompok milisi Indonesia ketika akan melewati Jembatan Merah. Mobil Buick Brigadir Jenderal Mallaby yang meledak di dekat Gedung Internatio dan Jembatan Merah Surabaya. Kesalahpahaman menyebabkan terjadinya tembak menembak yang berakhir mengakibatkan tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby oleh tembakan pistol seorang pemuda Indonesia yang sampai sekarang tak diketahui identitasnya. mulai dari situ lah Surabaya memasuki Medan perang yang sangat besar, kemarahan Inggris yang biasanya dalam perang Eropa sulit untuk dikalahkan, geram dan mengakui kekuatan Arek-arek Surabaya.Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh

8. Setelah tewasnya Mallaby, Inggris mulai bergerak, dibawah pimpinan Mayor Jenderal Robert Mansergh mereka membuat kira-kira 500.000 Ultimatum dalam setiap pesawat Inggris yang melintasi kota surabaya dan menyebarkan Ultimatum itu dengan menjatuhkannya dari pesawat, Seluruh Pemuda dan Arek-arek surabaya dan Bung Tomo serta Gub.Suryo, namun disitu Ultimatum tersebut telah di REJECT/REFUSE (bahasa gaulnya), tidak diindahkan oleh Arek-arek Surabaya bahkan mereka semakin terbakar Semangatnya untuk memperjuangkan Indonesia dan Surabaya, Gambar diatas terlihat bahwa Gub.Suryo menulis sebuah pidato yang diumumkan pada subuh tanggal 10 november 1945, ultimatum tersebut menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945, jika tidak Surabaya Akan Digempur melalui Udara, Darat dan Laut. Bung Tomo di Surabaya salah satu pemimpin revolusioner Indonesia yang paling dihormati.

9. Subuh dini hari, 10 November 1945 sekitar pukul 02.30 WIB, seluruh arek-arek Surabaya, TKR, Pembantu PETA, bekas pasukan PETA dan Sukarelawan Surabaya turun kemedan perang untuk mati demi kemerdekaan, saat pagi menjelang. Bung Tomo dan Gub.Suryo mulai membentangkan Obor dan membakar semangat dan jiwa kepatriotan Surabaya, melalui pidato yang dikeluarkan oleh Bung Tomo: PIDATO BERLEGENDARIS DAN PUSAKA UNTUK RAKYAT SURABAYA, dari situ lah semua pasukan dan arek-arek suroboyo maju kemedan pertempuran, bantuan dari Brimob kediri dan semarang juga ikut melawan Inggris dan Antek-anteknya, di pihak Inggris seluruh armada Inggris mulai dari Udara, Darat dan Laut, turun dan bercampur aduk membom bardir pasukan Surabaya.

10. Tokoh-tokoh agama yang terdiri dari kalangan ulama serta kyai-kyai pondok di pulau Jawa (khususnya Jawa Timur) seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah serta kyai-kyai pesantren lainnya juga mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kyai) shingga perlawanan pihak Indonesia berlangsung lama, dari hari ke hari, hingga dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur.

11. Kekuatan Inggris sangat besar, inggris adalah negara yang memiliki kekuatan militer yang bahkan semua pasukan eropa dari abad sebelum masehi, saat zaman menggunakan pedang pun Inggris diakui sebagai negara terkuat di eropa, ratu Inggris dari abad ke abad adalah kekuatan paling besar Inggris, namun Inggris mengakui bahwa baru pertama kali Inggris mendapatkan musuh seberat dan sehebat Rakyat Surabaya, kekuatan dan kehebatan Arek Surabaya bahkan lebih kuat dibanding bangsa Barbar, yang pernah ditaklukan Inggris, maka dari itu kita turut bangga dengan perjuangan arek-arek surabaya sebelum kita.

12. PERHITUNGAN-PERHITUNGAN SAAT MASA PERANG 10 NOVEMBER
Pasti bingung dengan maksud perhitungan-perhitungan diatas? maksudnya adalah Kisah Kehidupan Yang tersembunyi mulai dari perhitungan jumlah korban tewas di kedua belah pihak, jumlah pihak yang terlibat di kedua belah pihak dan lain-lain tidak diketahui secara pasti.

13. Setelah berakhirnya pertempuran 10 November 1945, seluruh pemuda di Indonesia mulai dari Sabang hingga merauke, mendengar berita bahwa seluruh Pemuda dan Arek-arek Surabaya bertahan dan berjuang demi kotanya, dan akhirnya berkobarlah seluruh semangat pemuda di Tanah air Indonesia, mulai dari Medan yang sering disebut (Pertempuran Medan Area), di semarang, di ambon, di sulawesi, di bali dan dimana pun mereka semua bangkit dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

“SURABAYA ADALAH KOTA PEMICU BANGKITNYA SEMANGAT PEMUDA DISELURUH TANAH AIR UNTUK MEMPERJUANGKAN KEMERDEKAAN INDONESIA.”
Referensi:
Ricklefs, M. C. (1991). A History of Modern Indonesia since c.1300, Second Edition. MacMillan
Woodburn Kirby, S (1965). The War Against Japan Vol. 5. London: HMSO
Batara R. Hutagalung. (2001). 10 November ’45. Mengapa Inggris Membom Surabaya?. Jakarta: Millenium
Frederick, William H. (1982). In Memoriam: Sutomo. Indonesia: Cornell University outheast Asia Program
Credit: gemblodack
Credit text : www.beritaunik.net